Makassar…
Mendengar nama kota ini,sebagian orang pasti langsung memikirkan kota yang identik dengan kerusuhan dan masyarakatnya yang kasar. Setiap ada pemberitaan tentang Makassar, yang sering muncul itu pasti pemberitaan negatif, salah satunya tauran antar mahasiswa. Tauran mahasiswa ini memang benar pernah terjadi. Tapi, tauran ini terjadi bukan karena ulah mahasiswa sepenuhnya, melainkan ada sebagian oknum yang memprovokasi. Selain itu, faktor lainnya adalah pemberitaan media massa (terutama elektronik) yang Saya anggap terlalu berlebihan, sehingga orang hanya melihat Makassar itu seluas layar kacanya, sehingga orang-orang tidak mengetahui sisi lain dari Makassar.
Jika Anda berkunjung ke Makassar, Anda akan melihat sendiri sisi lain kota ini dan Anda akan berpikir kalau Makassar itu tidak kasar.
Oke,, lewat postingan ini, Saya akan coba menejelasakan beberapa sisi lain Makassar. Kita mulai dari objek wisata. Menurut Saya banyak objek wisata yang wajib untuk Anda kunjungi. Tapi, hanya beberapa yang akan Saya jelaskan, yaitu:

Pantai ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling sering di kunjungi oleh warga Makassar mau pun wisatawan. Setiap sore hari, pantai ini ramai di kunjungi orang yang ingin melihat sunset.

Benteng peninggalan Belanda ini bisa menjadi tujuan wisata Anda selanjutnya. Di dalam beneteng ini, banyak peninggalan-peninggalan jaman dulu yang dapat menambah pengetahuan sejarah Anda.

Berbicara soal wisata bawah laut, Makassar memiliki beberapa pulau yang wajib Anda kunjungi,salah satunya Pulau Samalona. Pulau pasir putih ini dapat ditempuh menggunakan perahu boat selama 30-45 menit. Di pulau ini juga terdapat beberapa penginapan untuk Anda.
Oke,, sisi lain Makassar berikutnya adalah kuliner. Berbicara soal kuliner, Makassar memang memiliki banyak ragam makanan yang tidak bisa saya jelaskan semua. Baiklah, mari Kita mulai dari:

Makanan yang satu ini terbuat dari pisang yang telah di bakar. Setelah di bakar, pisang di siram dengan cairan gula merah yang sudah di campur dengan durian. Seiring perkembangan waktu, makanan tradisional ini juga mengalami modifikasi (kaya mobil yah.. hehe). Selain cairan gula merah, biasanya pisang epe’ diberi parutan keju di atasnya.

Anda penggemar sea food? Maka tidak ada salahnya Anda datang ke Makassar. Semua hasil laut yang masih segar, bisa Anda temukan di pasar-pasar tradisional Makassar. Tapi, bagi Anda yang tidak ingin repot untuk mengolah hasil laut, Anda bisa mengunjungi beberapa rumah makan sea food yang ada di Makassar.

Makanan berkuah yang terbuat dari daging dan jeroan sapi ini tidak boleh Anda lewatkan bila berkunjung ke Makassar. Selain rasanya enak, makanan yang disantap dengan ketupat ini dapat menambah energi Anda.
Bagaimana? Apakah Anda masih berpikir kalau “MAKASSAR ITU KASAR”?
Saya harap setelah membaca postingan ini, Anda akan berpikir kalau “MAKASSAR ITU TIDAK KASAR”.